Andi Satriani Nanda Rukman adalah salah satu mahasiswa yang berperan penting dalam proyek Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) bertajuk KITAPPU (Kolaborasi Interdisipliner TP-PKK Penajam Paser Utara) .
Melalui inisiatif ini, Andi Satriani fokus pada kolaborasi untuk memberdayakan masyarakat di Penajam Paser Utara, menunjukkan komitmennya sebagai agen perubahan yang membawa dampak positif.
Dua mahasiswa berprestasi, Achmad Arvan dan Faramir Lumappa , telah menorehkan prestasi gemilang. Mereka tidak hanya berhasil menjadi Penerima Beasiswa HIPMI , tetapi juga terpilih sebagai Duta Wisata Benuo Taka 2025 .
Kolaborasi antara kecerdasan akademis dan kepedulian terhadap daerah menjadikan mereka contoh nyata generasi muda yang siap berkontribusi. Sebagai Duta Pariwisata, mereka akan menjadi representasi Penajam Paser Utara dalam mempromosikan keindahan alam dan kekayaan budaya lokal. Sementara itu, beasiswa dari HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) menjadi bukti pengakuan atas potensi kewirausahaan dan kepemimpinan yang mereka miliki.
Pencapaian ini adalah langkah awal bagi Arvan dan Faramir untuk menginspirasi lebih banyak lagi generasi muda agar berani meraih mimpi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Nama Mata Lomba : Menulis Artikel ”Tantangan dan Peluang Ibu Kota Nusantara Menuju Smart City Di Era Society 5.0”
Juara : 2
Tanggal Kegiatan : 6 November 2024
Narasi Singkat:
Pada Lomba Unlimited Software Building (USB) 2024 , dengan tema “Transformasi Digital Menuju Society 5.0: Solusi Inovatif dari Generasi Digital”, dua mahasiswa berbakat, Syifa Naurah Fadhila dan Elie Nabila Putri , berkolaborasi untuk menyajikan karya inovatif. Mereka berpartisipasi dalam mata lomba Menulis Artikel , yang bertajuk “Tantangan dan Peluang Ibu Kota Nusantara Menuju Smart City di Era Society 5.0”.
Artikel ini adalah persembahan dari generasi muda yang tidak hanya kritis, tetapi juga visioner. Mereka menganalisis secara mendalam bagaimana IKN dapat menjadi nyata dari kota masa depan, sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan dan solusi di era digital. Melalui karya ini, Syifa dan Elie membuktikan bahwa generasi digital siap menjadi garda terdepan dalam membangun Indonesia yang lebih maju.